Selasa, 01 Oktober 2013

Audio Input Device (Microphone)

Microphone


Audio Input Devices


Pada dasarnya microphone berguna untuk merubah suara menjadi getaran listrik sinyal Analog untuk selanjutnya diperkuat dan diolah sesuai dengan kebutuhan, pengolahan berikutnya dengan Power Amplifier dari suara yang berintensitas rendah menjadi lebih keras terakhir diumpan ke-Speaker.

Media Slot Microphone :



Microphone berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang kemudian akan disimpan dalam memori komputer dan untuk berbicara saat sedang chatting atau video call.
Segala macam suara direkam oleh input jenis ini. Agar sebuah suara dapat diproses oleh sistem unit komputer, diperlukan Audio-input devices yang dapat meng-konversikan bentuk suara tersebut menjadi struktur yang akan diproses.
Voice recognition systems yaitu Pengenal suara yang mempunyai kemampuan untuk mengenal secara spesifik suara individual (Discrete-speech, Continuous-speech), mirip dengan pengenalan sidik jari. Teknologi ini memiliki kemampuan untuk menafsirkan kata-kata yang diucapkan oleh manusia. Dalam pengaplikasiannya dengan menggunakan teknologi ini, dapat memberi perintah kepada komputer secara lisan. Misalnya dengan menulis surat tanpa perlu mengetiknya. Untuk itu dibutuhkan sebuah mikrofon.
Pemilihan mikrofon harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Hal ini dilakukan untuk mencegah berkurangnya kemampuan mikrofon dari performa yang optimal.
Agar lebih efektif, mikrofon yang digunakan haruslah sesuai kebutuhan dan seimbang antara sumber suara yang ingin dicuplik, misalnya suara manusia, alat musik, suara kendaraan, atau yang lainnya dengan sistem tata suara yang digunakan seperti sound sistem untuk live music, alat perekaman, arena balap GP motor, dan sebagainya.

Sejarah Penemuan Microphone
Dalam rangka untuk berbicara dengan kelompok yang lebih besar orang, ada keinginan untuk meningkatkan volume kata yang diucapkan. Belakangan diketahui perangkat untuk mencapai hal ini tanggal 600 SM dengan penemuan masker dengan dirancang khusus bukaan mulut yang akustik ditambah suara di amphiteater . Pada tahun 1665, fisikawan Inggris Robert Hooke adalah orang pertama yang bereksperimen dengan media lain dari udara dengan penemuan " pecinta 'telepon "yang terbuat dari kawat membentang dengan secangkir melekat pada setiap akhir. Pada tahun 1874, Ernst von Siemens menggambarkan "dinamis" atau "bergerak-coil" transduser , meskipun hasil pertama Penemuan ini tidak mikrofon, tapi adaptasi pada tahun 1920 untuk membuat loudspeaker .  Selama pertengahan abad ke-19 sejumlah penemu datang dengan perangkat yang menyebabkan penemuan yang pertama telepon listrik praktis dipatenkan olehAlexander Graham Bell pada tahun 1876. 
Penemu Emile Berliner dan Thomas Edison terinspirasi untuk memperbaiki ini dan keduanya melanjutkan untuk merancang dan membangun pertama mikrofon karbon (kemudian disebut transmitter) pada pertengahan tahun 1877, dalam waktu satu bulan satu sama lain. Setelah sengketa hukum yang panjang, Edison dianugerahi paten.

Perkembangan Modern :
Jack Brown wawancara Humphrey Bogart dan Lauren Bacall untuk disiarkan kepada pasukan di luar negeri selama Perang Dunia II.
Edison terus memperbaiki mikrofon karbon, yang dipekerjakan pada pertama kalinya siaran radio, pertunjukan di New York Metropolitan Opera Housepada tahun 1910.  Pada tahun 1916, C. Wente dari Bell Labs mengembangkan terobosan berikutnya dengan kondensor pertama mikrofon. 
Pada tahun 1923 praktis pertama bergerak koil mikrofon dibangun. "The Marconi Skykes" atau " Magnetophon ", dikembangkan oleh Kapten HJ Bundar, adalah standar untuk studio BBC di London.  Hal ini ditingkatkan pada tahun 1930 oleh Blumlein dan Holman yang merilis HB1A dan adalah standar terbaik hari. 
Pada tahun yang sama, pita mikrofon diperkenalkan, jenis elektromagnetik lain, diyakini telah dikembangkan oleh Harry F. Olson , yang pada dasarnya reverse-engineered pembicara pita.  Selama bertahun-tahun mikrofon ini dikembangkan oleh beberapa perusahaan, yang paling terutama RCA yang membuat kemajuan besar dalam pola kontrol, untuk memberikan directionality mikrofon. Dengan teknologi televisi dan film booming ada permintaan untuk mikrofon kesetiaan yang tinggi dan Pemusatan besar. Electro-Voice menanggapi dengan Academy Award-winning mereka senapan mikrofonpada tahun 1963.
Selama paruh kedua abad ke-20 pengembangan maju cepat dengan Brothers Shure membawa keluar SM58 dan SM57. Digital dirintis oleh Milab pada tahun 1999 dengan DM-1001.  Perkembangan penelitian terbaru termasuk penggunaan serat optik, laser dan interferometer.

Jenis-jenis Microphone
Mikrofon karbon
Mikrofon karbon adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diagram logam yang terletak pada salah satu ujung kotak logam yang berbentuk silinder. Cara kerja mikrofon ini berdasarkan resistansivariabel dimana terdapat sebuah penghubung yang menghubungkan diafragma dengan butir-butir karbon di dalam mikrofon. Perubahan getaran suara yang ada akan menyebabkan nilai resistansi juga berubah sehingga mengakibatkan perubahan pada sinyal output mikrofon.
Mikrofon reluktansi variabel
Mikrofon Reluktansi Variabel adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diafragma berbahan magnetik. Cara kerjanya berdasarkan gerakan diafragma magnetik tersebut. Jika tekanan udara dalam diafragma meningkat karena adanya getaran suara, maka celah udara dalam rangkaian magnetik tersebut akan berkurang, akibatnya reluktansi semakin berkurang dan menimbulkan perubahan-perubahan magnetik yang terpusat di dalam struktur magnetik. Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan perubahan sinyal yang keluar dari mikrofon.
Mikrofon kumparan yang bergerak
Mikrofon Kumparan yang Bergerak adalah mikrofon yang terbuat dari kumparan induksi yang digulungkan pada silinder yang berbahan non magnetik dan dilekatkan pada diafragma, kemudian dipasang ke dalam celah udara suatu magnet permanen. Sedangkan kawat-kawat penghubung listrik direkatkan pada diafragma yang terbuat dari bahan non logam. Jika diafragma bergerak karena adanya gelombang suara yang ditangkap, maka kumparan akan bergerak maju mundur di dalam medan magnet, sehingga muncullah perubahan magnetik yang melewati kumparan dan menghasilkan sinyal listrik.
Mikrofon kapasitor
Mikrofon Kapasitor adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diafragma berbahan logam, digantungkan pada sebuah pelat logam statis dengan jarak sangat dekat, sehingga keduanya terisolasi dan menyerupai bentuk sebuah kapasitor. Adanya getaran suara mengakibatkan diafragma bergerak-gerak. Diafragma yang bergerak menimbulkan adanya perubahan jarak pemisah antara diafragma dengan pelat statis sehingga mengakibatkan berubahnya nilai kapasitansi. Mikrofon kapasitor ini memerlukan tegangan DC konstan yang dihubungkan ke sebuah diafragma dan pelat statis melewati sebuah resistor beban, sehingga tegangan mikrofon dapat berubah-ubah seiring perubahan tekanan udara yang terjadi akibat getaran suara.
Mikrofon elektret
Mikrofon Elektret adalah jenis khusus mikrofon kapasitor yang telah memiliki sumber muatan tersendiri sehingga tidak membutuhkan pencatu daya dari luar. Sumber muatan berasal dari suatu alat penyimpan muatan yang terbuat dari bahan teflon. Bahan teflon tersebut diproses sedemikian rupa sehingga mampu menangkap muatan-muatan tetap dalam jumlah besar, kemudian mempertahankannya untuk waktu yang tak terbatas. Lapisan tipis teflon dilekatkan pada pelat logam statis dan mengandung muatan-muatan negatif dalam jumlah besar. Muatan-muatan tersebut terperangkap pada satu sisi yang kemudian menimbulkan medan listrik pada celah yang berbentuk kapasitor. Getaran suara yang ada mengubah tekanan udara di dalamnya sehingga membuat jarak antara diafragma dan pelat logam statis juga berubah-ubah. Akibatnya, nilai kapasitansi berubah dan tegangan terminal mikrofon pun juga berubah.
Mikrofon piezoelektris
Mikrofon Piezoelektris adalah mikrofon yang terbuat dari bahan kristal aktif. Bahan ini dapat menimbulkan tegangan sendiri saat menangkap adanya getaran dari luar jadi tidak membutuhkanpencatu daya. Cara kerjanya ialah kristal dipotong membentuk suatu irisan pada bidang-bidang tertentu, kemudian dilekatkan pada elektrode atau lempengan sehingga akan menunjukkan sifat-sifat piezoelektris. Kristal akan berubah bentuk bila mendapatkan suatu tekanan sehingga akan terjadi perpindahan muatan sesaat di dalam susunan kristal tersebut. Perpindahan muatan mengakibatkan adanya perbedaan potensial di antara kedua pelat-pelat lempengan. Uniknya, kristal tersebut dapat langsung menerima getaran suara tanpa harus dibentuk menjadi sebuah diafragma, sehingga respon frekuensi yang diterima akan lebih baik dari mikrofon lainnya walaupun tingkat keluarannya jauh lebih rendah, yaitu kurang dari 1 mV.
Mikrofon pita
Mikrofon Pita ialah mikrofon yang terbuat dari pita yang bersifat sangat sensitif dan teliti. Cara kerja mikrofon ini berpedoman pada suatu pusat pita yaitu kertas perak metal tipis yang digantungkan pada suatu medan magnet. Getaran suara yang ditangkap menimbulkan terjadinya pergerakan pita. Gerakan tersebut mengakibatkan berubahnya medan magnet yang kemudian menghasilkan sinyal listrik. Oleh karena mikrofon pita pada awal kemunculannya merupakan mikrofon yang dapat menampilkan suara paling alami, maka industri rekaman dan siaran segera memanfaatkan mikrofon ini pada awal tahun 1930-an. Mikrofon ini tidak memerlukan pencatu daya atau baterai dalam pengoperasiannya. Pertumbuhan besar pada jenis mikrofon ini terlihat dari besarnya minat masyarakat pada rumah perekaman yang menyediakan mikrofon pita dengan kualitas tinggi seperti mikrofon buatan perusahaan Royer AEA, yang kemudian menjadi standar bersama untuk studio perusahaan-perusahaan Cina seperti Sontronics, SE dan Golden Age.

Kelompk                               : Microphone
Nama Anggota Kelompok : - Muliani (3101 1302 2317)
                                                 - Citra Andiny (3101 1302 2318)
                                                 - Wahyudi Irphani (3101 1302 2331)








1 komentar:

berkah mengatakan...

baru tau nih jenis2 nya

Posting Komentar